 |
Pendidikan dapat
alokasi terbesar
DAK Kota Tomohon Tahun
2008 Sebesar Rp 73,9 Miliar
Kamis,
11 Oktober 2007
|

Peningkatan pelayanan air
bersih di Tomohon sangat diharapkan warga. Tampak
dalam gambar, salah satu aset milik PDAM Tomohon di
Sineleyan. |
Tahun 2008
nanti, Kota Tomohon akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK)
dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 73,9 miliar. Dibanding tahun
lalu yang mendapat Rp 68,7 miliar, berarti tahun ini terjadi
kenaikan, walaupun kecil, sebesar 7,56 persen.
Data yang diperoleh
dari situs Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, bidang
pendidikan mendapat anggaran terbesar, yakni Rp 21,6 miliar,
disusul jalan dengan Rp 16,6 miliar. Anggaran terbesar lainnya
diberikan untuk bidang kesehatan sebesar Rp 14,1 miliar.
Sedangkan bidang kependudukan mendapat anggaran terkecil, yakni
sebesar Rp 802 juta (selengkapnya lihat tabel).
Untuk bidang
pendidikan, DAK tahun ini mengalami kenaikan terbesar dibanding
bidang lainnya, yakni sebesar 19,24 persen. Selanjutnya jalan
juga mengalami kenaikan sebesar 12,22 persen, dan irigasi 10,28
persen. Untuk bidang kesehatan, kelautan, perikanan dan
pertanian, DAK yang diterima tahun ini sama dengan tahun 2007
lalu.
Bidang kependudukan
dan lingkungan hidup yang tahun lalu tidak mendapatkan dana,
tahun ini masing-masing mendapat Rp 802 juta dan Rp. 1,1
miliar. Sedangkan bidang prasarana pemerintah yang tahun lalu
mendapat Rp 1,6 miliar, tahun ini tidak ada.
Dibanding dengan
kabupaten/kota lainnya di Sulut, Kota Tomohon adalah penerima
DAK terbesar ketiga, setelah Minahasa Utara (90,8 M) dan Bolmong
(78,3 M). Menyusul kemudian Sangihe (71,2 M), Minahasa (69,03
M), Minsel (64,7 M), Talaud (61,8 M), Manado (42,6 M) dan Bitung
(28,07 M).
Dana tersebut tentu
diharapkan dapat digunakan sebagaimana mestinya, sesuai dengan
peruntukannya. Karena berbeda dengan Dana Alokasi Umum (DAU),
yang sebagian besarnya digunakan untuk belanja pegawai, DAK
diberikan untuk meningkatkan sarana dan prasana yang ada di
Tomohon.
Pengadaan air
misalnya, selama ini masih banyak warga yang belum bisa
menikmatinya, karena air dari PDAM Tomohon sering macet. Selain
itu, di beberapa tempat yang berada di ketinggian malah sudah
lama tidak mendapat suplai air dari PDAM.
Beberapa warga yang
ditemui Tomohon Online Kamis (11/10/07) memang mengharapkan dana
tersebut dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat umum,
seperti yang dituturkan Budi, warga Matani. “Mungkin ada baiknya
sebagian dana tersebut digunakan untuk memperbaiki peralatan
PDAM, supaya kami dapat menikmati air bersih. Selain itu, ruas
jalan protokol dari Kakaskasen hingga Sarongsong juga mungkin
dapat diperlebar, karena saya melihat
antara badan jalan dan trotoar masih terdapat bagian yang belum
diaspal. Begitu juga dengan ruas jalan dari simpang tiga Matani
ke arah Kaaten,” ujar pengusaha muda ini.(joudy)
|
DAK
Kota Tomohon tahun 2008 (dalam jutaan rupiah) |
|
Sektor |
2008 |
2007 |
Kenaikan |
Prosentase |
|
Pendidikan |
21.603 |
18.117 |
3.486 |
19,24
|
|
Kesehatan |
14.145 |
14.145 |
0 |
- |
|
Kependudukan |
802
|
0 |
802
|
- |
|
Jalan |
16.621 |
14.811 |
1.810 |
12,22 |
|
Irigasi |
5.233 |
4.745 |
488
|
10,28
|
|
Air
Minum dan Penyehatan Lingkungan |
3.926 |
3.713 |
213 |
5,74
|
|
Kelautan
& Perikanan |
4.136 |
4.136 |
0 |
- |
|
Pertanian |
6.265 |
6.265 |
0 |
- |
|
Prasarana Pemerintah |
0 |
1.603 |
|
- |
|
Lingkungan Hidup |
1.175 |
0 |
1.175 |
- |
|
Kehutanan |
0 |
0 |
0 |
- |
|
Total |
73.096 |
68.710 |
|
|
|
 |