Menu
 

Berita

 
 
 

 

 

 

 

Dr Boy Wayong:

HIV/AIDS di Sulut Sudah Berada pada Tingkat Community Risk

Sabtu, 9 Desember 2006

 

Klinik pusat pelayanan konseling & pemeriksaan HIV/AIDS

di RS. Bethesda Tomohon.

RS. Bethesda - Masyarakat Sulut harus semakin waspada terhadap bahaya penularan virus HIV/AIDS. Hal ini disebabkan karena tingkat penularan virus mematikan ini, sudah berada pada tingkat community risk. Hal tersebut dikemukakan oleh konsulen HIV/AIDS di klinik pusat pelayanan konseling dan pemeriksaan HIV/AIDS RS Bethesda Tomohon, Dr. Boy Wayong, M.Kes, MMR.

Saat ditemui Tomohon Online di ruang kerjanya, Jumat,07/12 Kemarin, Wayong menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan tingkat community risk adalah, Masyarakat sudah  rentan  tertular HIV/AIDS. Sebab yang tertular virus ini sebenarnya adalah orang baik-baik. “Dahulu, kelompok yang paling beresiko tertular virus ini adalah kaum homo seksual dan prostitusi. Sekarang ini, sudah ada kasus ditemukan ibu rumah tangga yang  telah tertular virus ganas ini. Padahal ibu tersebut adalah seorang ibu rumah tangga baik-baik, atau memiliki latar belakang keluarga yang baik,” jelas Wayong. Hal ini berarti dia tertular dari suaminya, kan?” tambah Wayong.

Bahkan, tercatat ada tiga bayi yang lahir yang sudah tertular virus yang belum ada obatnya ini. Dan situasi inilah yang saya maksudkan dengan community risk,” tambah Wayong.

Saat ini, di Klinik Pusat Pelayanan Konseling dan Pemeriksaan HIV/AIDS RS Bethesda Tomohon, tercatat ada sembilan penderita HIV/AIDS. Di antara mereka, dua orang berasal dari Tomohon, sedangkan yang lain dari Tondano dan Minsel. Dari hasil survey yang telah dilakukan, para penderita umumnya adalah pendatang yang berasal dari Papua, Balikpapan, Bali dan Surabaya.

Terungkap juga dalam wawancara ini, yang justru mengkhawatirkan, bahwa salah satu penderita HIV/AIDS yang berasal dari Tomohon tidak pernah meninggalkan kota Tomohon. Itu berarti dia tertular di kota ini. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya kalau pemerintah dan masyarakat serius dalam penanggulangan masalah ini.

"Musim libur sebentar lagi tiba. Waspadalah dan jangan gegabah, sebab pasti banyak pendatang yang akan mengunjungi kota Tomohon. Supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya setialah dengan pasangan dan kalau memang harus berhubungan seks, jangan lupa menggunakan kondom." imbau Wayong menutup perbincangan.(tommy)

 

 

Home  Pemerintahan  Pendidikan  Perekonomian  Kesehatan  Pariwisata  Transportasi  Gallery Foto

About Us  Buku Tamu  Hubungi Kami 

Copyright©joudy2006