Menu
 

Berita

 
 Indeks

* SBY Janji Hadiri

  ToF 2008

 

* Istri Wapres Jusuf Kalla

  akan buka PB&LMB

 

* Rudis Tepat Waktu,

   Taman Kota Molor

 

 * Jalan Baru di Tomohon

 

 

 

 

 

 

 

Tournament of Flowers 2007

Rumah Panggung dan Sinterklas Ikut Defile

Sabtu, 27 Januari 2007

   

Peserta dari Distabunakan yang menampilkan kereta sinterklas yang ditarik oleh empat rusa.

Ajang Tournament of Flowers (TOF) yang dilaksanakan Jumat, 26 Januari 2007 berlangsung meriah. Setiap peserta menampilkan berbagai macam kreasi. Kelurahan Woloan misalnya yang menampilkan miniatur rumah panggung, yang selama ini menjadi ciri  khas mereka. Distabunakan (Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan) bahkan menampilkan sinterklas yang berada di atas kereta, yang ditarik oleh rusa-rusanya kesayangannya.

    Peserta yang ambil bagian pada TOF 2007 ini adalah semua kelurahan/desa, dan instansi pemerintah/swasta yang ada di Kota Tomohon. Defile kendaraan ini dilepas langsung oleh Walikota Tomohon, Jefferson Rumayar dari Stadion Parasamya Walian, sekitar pukul 13.30 WITA. Arak-arakan ini kemudian melewati jalan raya Walian, terus melewati pusat kota dan finish di kelurahan Kinilow. Walikota sendiri, usai melepas peserta pertama, langsung menuju panggung kehormatan di depan kantor Walikota di kelurahan Kakaskasen II.

    Selain defile kendaraan hias, TOF kali ini juga disemarakkan oleh beberapa drum band. Drum band SMA Karitas bahkan mendapat kehormatan untuk tampil paling depan. Sedangkan drum band yang lain tampil di antara peserta defile. Marching Band SMA Lokon pun tak ketinggalan untuk ikut ambil bagian.

    Begitu menariknya TOF ini, sehingga hujan deras yang turun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk menyaksikannya secara langsung. Hanya dengan berbekal payung, mereka rela berdiri di sepanjang jalur yang akan dilewati.

    Tapi sayang, dari pantauan Tomohon Online, TOF yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kota Tomohon ke-4 ini masih terdapat kekurangan. Hal yang paling kentara adalah posisi penonton yang tidak teratur, begitu juga dengan pengaturan lalu lintas yang semrawut. Kurang sigapnya panitia, sehingga masyarakat yang datang menonton, berada terlalu dekan dengan jalur defile, sehingga mengurangi keindahan dan mengganggu jalannya turnamen ini.(joudy)

 

Home  Pemerintahan  Pendidikan  Perekonomian  Kesehatan  Pariwisata  Transportasi  Gallery Foto

About Us  Buku Tamu  Hubungi Kami 

Copyright©joudy2006